MAKALAH GENETIKA PETERNAKAN
MUTASI GEN
OLEH
NAMA :
INDRAWATI BASMAR
NIM :
I111 13 007
KELAS :GANJIL (A)
FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2014
MUTASI GEN
Mutasi adalah perubahan yang terjadi
pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut
aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar bagi kalangan pendukung evolusi mengenai munculnya variasi-variasi baru pada spesies.
Perubahan pada sekuens basa DNA akan menyebabkan perubahan pada protein yang
dikode oleh gen.Contohnya, bila gen yang mengkode suatu enzim mengalami mutasi,
maka enzim yang dikode oleh gen mutan tersebut akan menjadi inaktif atau
berkurang keaktifannya akibat perubahan sekuens asam amino. Namun mutasi dapat
pula menjadi menguntungkan bila enzim yang berubah oleh gen mutan tersebut
justru meningkat aktivitasnya dan menguntungkan bagi sel.
Mayoritas merupakan mutasi tidak
nyata atau mutasi netral (silent mutation). Silent mutation
merupakan perubahan sekuens basa yang tidak menyebabkan perubahan aktivitas
pada produk yang dikode oleh gen. Silent mutation umumnya muncul akibat
satu nukleotida diganti oleh nukleotida lain, terutama pada lokasi basa ketiga
pada triplet kodon mRNA. Bila perubahan satu basa nukleotida ini tidak mengubah
asam amino, maka fungsi dari protein tidak berubah. Bila asam amino yang dikode
berubah, fungsi protein dapat tidak terganggu bila asam amino yang berubah
tersebut bukan merupakan bagian vital dari protein, atau secara kimia sangat
mirip dengan asam amino aslinya.
Secara umum penyebab mutasi adalah keadaan atau faktor-faktor lingkungan,
di samping keadaan atau faktor internal materi genetik. Terdapat dua macam
mutasi yakni mutasi spontan dan mutasi terinduksi. Mutasi spontan adalah mutasi
yang terjadi tanpa sebab-sebab yang jelas sedangkan mutasi terinduksi adalah
mutasi yang terjadi karena pemaparan makhluk hidup pada penyebab mutasi semacam
radiasi pengion, radiasi ultraviolet, dan berbagai senyawa kimia.
A.
Pembagian Mutasi
Berdasarkan Tempat Terjadinya
Mutasi berdasarkan tempat
terjadinya: M. SOMATIK : terjadi pada sel-sel tubuh dan tidak diwariskan pada
keturunan, tetapi pada sel hasil pembelahan ex; Kanker M. GAMETIK ; Terjadi pada
sel gamet saat mitosis ataupun meiosis. DIWARISKAN pada keturunannya ex;
hemophilia.
Berdasarkan
tempat terjadinya mutasi dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut:
1. Mutasi
Somatik
Mutasi ini terjadi pada
sel-sel tubuh dan dampaknya hanya dirasakan pada individu tersebut dan tidak
diturunkan. Faktor-faktor yang menyebabkan mutasi somatik, antara lain sinar
radioaktif, sinar ultraviolet, dan obat-obatan atau zat-zat yang bersifat
mutagenik.
2. Mutasi
Germinal
Mutasi ini terjadi pada
sel-sel gamet dan memiliki sifat dapat diwariskan. Mutasi germinal dapat
dialami oleh gen-gen yang terdapat pada kromosom autosomal yang disebut dengan
mutasi autosomal. Hasil mutasi autosomal dapat berupa mutasi dominan atau
mutasi resesif. Mutasi germinal juga dapat terjadi pada kromosom kelamin yang
disebut dengan mutasi tertaut kelamin.
B.
Pembagiam Mutasi Berdasarkan Daerah Tumbuh
Berdasarkan daerah, tumbuh mutasi dibagi yaitu sebagai
berikut :
1.
Mutasi somatis (mutasi vegetatif)
Mutasi somatis adalah
mutasi yang terjadi pada sel soma . bila perubahan sel somatis demikian besar ,
sel-sel dapat mati . dan kalau dapat bertahan hidup memiliki kelainan atau tak
berfungsi secara normal. Bila sel somatis tidak tidak meliputi daerah
yang luas, yang kurang penting, tidak membahayakan . tetapi bila meliputi
daerah yang luas atau alat yang amat penting dapat membahayakan bahkan dapat
mematikan.
Bila perubahan sel itu
terjadi ketiak sel somatis sedang giat membelah seperti dalam embrio dapat
mengakibatkan karakter abnormal waktu lahir, tetapi tidak diturunkan kepada generasi
berikutnya. Makin muda jaringan yang mengalami perubahan genetis makin luas
akibat abnormalan yang ditimbulkannya sebliknya makin dewasa jaringan itu
ketika mengalami keabnormalan dan dapt ditolerir.
Dalam bidang pertanian
mutasi vegetatif banyak dipakai untuk meninggikan produksi dan mutu, seperti
terhadap apel . anggur dan jeruk. Dibuat perubahan induksi pada suatu cabang
pohon dewasa (misalnya dengan colchicine). Lalu cabang distek atau dicangkok ,
dan dibiakkan secara vegetatif pula. Sedangkan secara alamiah perubahan
vegetatif pada tumbuhan dapat menimbulkan beraneka warna (belang) pada
endosperm (biji), daun dan mahkota bunga. Misalnya pada ercis dan bunga pukul
4.
2.
Mutasi germinal (mutasi gametis/
generatif)
Mutasi germinal adalah
mutasi yang terjadi sel germinal (terdapat didalam gonad). Hal ini
terjadi terdapat pada mahkluk hidup bersel banyak dan bukan yang bersel satu.
Atau strukturnya yang lebih sederhana. Bila perubahan berlangsung pada gamet.
maka akibat yang ditimbulkan begitu hebat dan gametpun segera mati.
Kadang menyebabkan gamet tidak mampu melakukan pembuahan dengan wajar. Oleh
karena itu tak diteruskan pada keturunananya. Tetapi bila perubahan tidak
begitu hebat dan gamet dapat melakukan pembuahan, terjadi generasi baru yang
menerima peruahan bahan genetik tersebut.
Bila gonad terkena
langsung radiasi atau diberi bahan kimia seperti gas murtad, maka kemungkinan
besar mengalami perubahan genetis pada gamet . namun kalau radiasi terjadi pad
bagian tubuh yang lain, bukan langsung ke gonad, suatu saat gonad menerima
akibat radiasi secara tidak langsung itu. Bila radiasi menimbulkan ionisasi
berantai pada jaringan dan akhirnya mencapai inti sel gamet.
Makin dekat bagian
tubuh yang kena radiasi ke gonad, makin besar kemungkinan gamet menerima
perubahan genetis . sebaliknya semakin jauh bagian tubuh yang kena
radiasi dari gonad ,makin kecil kemungkinan gamet menerima perubahan genetik
itu.
C.
Pembagian Mutasi
Berdasarkan Faktor Penyebabnya
1. Mutasi
spontan
Mutasi spontan yaitu perubahan yang
terjadi secara alamiah atau dengan sendirinya. Faktor penyebabnya adalah
panas,sinar kosmis ,batuan radioaktif,sinar ultraviolet,matahari ,dan ionisasi
internal organisme,serta kesalahan DNA dalam organisme.
2. Mutasi
buatan
Mutasi buatan adalah mutasi yang
disebabkan oleh usaha manusia ,antara lain dengan :
·
Pemakaian bahan radioaktif untuk diagnose, terapi,
deteksi suatu penyakit, sterilisasi dan pengawetan makanan.
·
Penggunaan senjata nuklir
·
Penggunaan roket dan televise
·
Pemakaian bahan kimia, fisika dan biologi
·
Zat Kimia
·
Radiasi sinar X,alfa,Beta,Gamma.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar